Menjadi Pribadi yang Baik, Perbuatan Kebaikan?

September 15, 2017 3 Comments


Perbuatan kebaikan adalah kalimat yang terdiri dari 2 buah kata yang berbeda dan memiliki maknanya masing-masing, pertama ada kata perbuatan, yaitu sebuah tindakan yang diperbuat atau dilakukan dan takkan pernah terpisah dalam bagian kehidupan. Kedua, ada kata kebaikan, banyak pemikiran tentang kata yang satu ini seperti penafsiran pada “orang baik”, “berbuat baik”, “baik” yang ketika disimpulkan menjadi artian kebaikan adalah perbuatan yang dilakukan seseorang menurut kepercayaan dirinya tentang apakah tindakannya tersebut dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, dengan kata lain kebaikan memiliki sifat relatif. Jika dimata kita, kita melakukan kebaikan belum tentu pula dimata orang lain tindakan yang kita perbuat termasuk kebaikan.



 Salah satu contohnya adalah “DEMO”, Apakah demo perbuatan yang salah? Apakah memperjuangkan hak adalah hal yang salah? Apakah demo adalah perbuatan kebaikan dan benar? Jawabannya mungkin cukup simpel yaitu ada pada persepsi masing-masing orang pada pihak yang melihat, melakukan, menanggapi, maupun pihak lainnya dan  agar hal demo ini termasuk kebaikan, perbuatan yang dilakukan pen-demo haruslah tetap berpegang teguh pada keinginannya agar tidak terjadi saling bentrok karena hal tersebut dapat membuat persepsi orang-orang berubah seketika dari kebaikan menjadi hal yang salah.


Apakah kebaikan adalah pilihan? Banyak pilihan yang tersedia dalam kehidupan sehari-hari seperti, ketika adzan shubuh berkumandang apakah kita akan bangun atau tetap tidur?, ketika disuruh orang tua apakah melakukannya atau menunda-nundanya sampai akhirnya tidak dikerjakan?, ketika ada orang kesusahan apakah kita melangkahkan kaki untuk membantunya atau malahberjalan kea rah sebaliknya dan tidak peduli? Dari hal-hal tersebut dapat disimpulkan, kebaikan adalah sebuah pilihan yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus hal tersebut dapat membantu penempatan karakter serta kepribadian masing-masing individu sesuai dengan pilihannya.


 “JUST DO IT” atau “THINK FIRST”? Hal ini tergantung kepribadian masing-masing  dan mungkin juga faktor keadaan. Kepribadian, yaitu sifat seseorang yang ditentukan oleh feeling dalam hatinya dan pola berpikir dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian ada faktor keadaan, dalam opini terdapat banyak jenis-jenis keadaan seperti normal (biasa-biasa), Mendesak, tidak terlalu mendesak, good mood (keadaan pribadi), bad mood (keadaan pribadi), dll. Kedua hal tersebut diatur (koordinir) oleh waktu dan juga tempat yang tepat untuk melakukan suatu tindakan kebaikan “JUST DO IT” atau “THINK FIRST”. (Sebenarnya tidak diperlukan waktu dan tempat yang tepat untuk melakukan perbuatan kebaikan, statement tadi hanya untuk memperjelas sebab akibat)

Terima kasih udah ngebaca salah satu tugas dari sekian banyak yang mimin kerjakan, maaf jika ada konten yang tidak berkenan. mungkin itu saja XD mimin pun khilaf.

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

3 comments: