Menjadi Pribadi yang Baik, Perbuatan Kebaikan?

Perbuatan kebaikan adalah kalimat yang terdiri dari 2 buah kata yang berbeda dan memiliki maknanya masing-masing, pertama ada kata perbuatan, yaitu sebuah tindakan yang diperbuat atau dilakukan dan takkan pernah terpisah dalam bagian kehidupan. Kedua, ada kata kebaikan, banyak pemikiran tentang kata yang satu ini seperti penafsiran pada “orang baik”, “berbuat baik”, “baik” yang ketika disimpulkan menjadi artian kebaikan adalah perbuatan yang dilakukan seseorang menurut kepercayaan dirinya tentang apakah tindakannya tersebut dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, dengan kata lain kebaikan memiliki sifat relatif. Jika dimata kita, kita melakukan kebaikan belum tentu pula dimata orang lain tindakan yang kita perbuat termasuk kebaikan.


Apakah kebaikan adalah pilihan? Banyak pilihan yang tersedia
dalam kehidupan sehari-hari seperti, ketika adzan shubuh berkumandang apakah
kita akan bangun atau tetap tidur?, ketika disuruh orang tua apakah
melakukannya atau menunda-nundanya sampai akhirnya tidak dikerjakan?, ketika
ada orang kesusahan apakah kita melangkahkan kaki untuk membantunya atau
malahberjalan kea rah sebaliknya dan tidak peduli? Dari hal-hal tersebut dapat
disimpulkan, kebaikan adalah sebuah pilihan yang dapat kita temukan dalam
kehidupan sehari-hari, sekaligus hal tersebut dapat membantu penempatan
karakter serta kepribadian masing-masing individu sesuai dengan pilihannya.

“JUST DO IT” atau
“THINK FIRST”? Hal ini tergantung kepribadian masing-masing dan mungkin juga faktor keadaan. Kepribadian,
yaitu sifat seseorang yang ditentukan oleh feeling dalam hatinya dan pola
berpikir dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian ada faktor keadaan, dalam opini terdapat
banyak jenis-jenis keadaan seperti normal (biasa-biasa), Mendesak, tidak
terlalu mendesak, good mood (keadaan pribadi), bad mood (keadaan pribadi), dll.
Kedua hal tersebut diatur (koordinir) oleh waktu dan juga tempat yang tepat
untuk melakukan suatu tindakan kebaikan “JUST DO IT” atau “THINK FIRST”. (Sebenarnya tidak diperlukan waktu dan tempat
yang tepat untuk melakukan perbuatan kebaikan, statement tadi hanya untuk
memperjelas sebab akibat)
Terima kasih udah ngebaca salah satu tugas dari sekian banyak yang mimin kerjakan, maaf jika ada konten yang tidak berkenan. mungkin itu saja XD mimin pun khilaf.
.png)
Keren sekali mas
ReplyDeleteprediksi togel jitu
kiu kiu android
situs bandarq terpercaya
berita bola terkini
berita unik
wisata indonesia
cerita dewasa
Setuju mas
ReplyDeleteYuk visit juga http://penaebook.blogspot.com
kedai kuncai
ReplyDeletekiu kiu android
agen poker terpercaya
agen togel terpercaya